Sejarah Kami
API Indonesia Lahir pada tahun 1992, setelah kehadiran delegasi Indonesia dalam AAA ke-1 di Asian Apicultural Association di Thailand, API Indonesia menjadi simpul nasional bagi para peternak, peneliti, pelaku usaha, dan pecinta lebah dari Sabang sampai Merauke.
AAA sendiri bukan sekadar forum Asia. Ia adalah replikasi semangat dari konfederasi perlebahan dunia, Apimondia, yang lahir pada tahun 1895 dan menjadi mercusuar global bagi ilmu dan industri perlebahan.
Dari panggung dunia, semangat itu dibawa pulang ke Indonesia.
API Indonesia dibentuk untuk menjadi rumah bersama:
tempat gagasan bertumbuh, kebijakan dipengaruhi, dan kolaborasi dipanen.






Visi
“Menjadi organisasi perlebahan nasional yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global dalam mewujudkan ekosistem perlebahan yang berkelanjutan.”
Misi
Menegakkan integritas usaha perlebahan melalui penerapan standar mutu, sistem pengendalian internal, serta upaya pencegahan dan pemberantasan praktik kecurangan (fraud), termasuk namun tidak terbatas pada pemalsuan produk perlebahan seperti madu dan turunannya.
Mengembangkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme pelaku usaha perlebahan melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan berkelanjutan.
Mendorong inovasi dan riset berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing produk perlebahan nasional.
Memperkuat tata niaga dan akses pasar produk perlebahan baik di tingkat nasional maupun internasional melalui penguatan jaringan distribusi, branding kolektif, dan pengembangan ekosistem industri.
Melindungi kepentingan anggota melalui advokasi kebijakan publik, partisipasi dalam perumusan regulasi, serta pengawasan implementasi kebijakan yang berdampak pada sektor perlebahan.
Membangun kolaborasi strategis di tingkat nasional dan internasional dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, dan organisasi terkait guna memperkuat posisi industri perlebahan Indonesia.
Mendorong praktik perlebahan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan memperhatikan keseimbangan ekosistem, kesejahteraan peternak, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.
TATA NILAI API Indonesia
Integritas
Integritas menuntut konsistensi ucapan dan tindakan, kejujuran dalam klaim mutu produk, kepatuhan terhadap regulasi, serta penolakan terhadap praktik manipulatif seperti adulterasi madu atau penyalahgunaan kewenangan. Integritas memastikan setiap kebijakan, kemitraan, dan aktivitas organisasi dijalankan dengan etika yang tinggi sehingga kepercayaan anggota, mitra, dan publik dapat terpelihara secara berkelanjutan.
Profesionalisme
Profesionalisme berkomitmen terhadap standar kompetensi, disiplin kerja, dan peningkatan kapasitas berkelanjutan, mulai dari budidaya hingga tata niaga. Penerapan praktik berbasis ilmu pengetahuan, kepatuhan pada standar mutu, serta pengelolaan organisasi yang sistematis dan terukur. Dengan profesionalisme, perlebahan diposisikan sebagai aktivitas sektor industri yang memiliki standar kualitas dan daya saing yang jelas.
Akuntabilitas
Akuntabilitas kewajiban moral administratif untuk mempertanggungjawabkan setiap keputusan, penggunaan sumber daya, dan capaian program kepada anggota serta pemangku kepentingan . Nilai ini diwujudkan melalui transparansi laporan, evaluasi berbasis kinerja, serta keterbukaan terhadap audit dan masukan. Akuntabilitas memperkuat tata kelola organisasi yang sehat dan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata.
Kolaborasi
Kolaborasi menegaskan bahwa kemajuan industri perlebahan hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan jejaring internasional seperti AAA and Apimondia. API menjunjung semangat kemitraan yang setara, dialog terbuka, dan kerja kolektif untuk memperluas akses teknologi, pembiayaan, serta pasar. Kolaborasi menjadikan ekosistem perlebahan menjadi lebih kokoh.
Inovasi
Inovasi terus dilakukan untuk pembaruan dalam teknik budidaya, diversifikasi produk, model bisnis, dan tata kelola organisasi. Inovasi diarahkan sebagai respons strategis terhadap perubahan lingkungan, dinamika pasar, serta tantangan penyakit dan iklim. Dengan mengembangkan produk turunan bernilai tambah, digitalisasi pemasaran, dan sistem penjaminan mutu yang lebih baik, inovasi menjadi mesin pertumbuhan industri yang berorientasi masa depan.
Keberlanjutan
Keberlanjutan adalah komitmen menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Nilai ini menekankan praktik budidaya yang ramah lingkungan, konservasi sumber pakan lebah, serta peran lebah dalam menjaga ketahanan pangan melalui penyerbukan. industri perlebahan tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menjaga fungsi ekologis yang vital bagi generasi mendatang.
Keadilan
Keadilan berarti memastikan setiap anggota dan pelaku usaha perlebahan memperoleh akses, kesempatan, dan perlakuan yang setara dalam program, pelatihan, dan pengambilan keputusan. API mendorong tata niaga yang adil, perlindungan bagi peternak kecil, serta distribusi manfaat yang proporsional di sepanjang rantai pasok. Nilai ini menjamin bahwa pertumbuhan industri berlangsung secara inklusif dan memperkuat solidaritas internal organisasi.
API Indonesia memposisikan perlebahan sebagai poros green economy yang berakar pada perlindungan biodiversitas. Lebah bukan sekadar penghasil madu, melainkan penjaga siklus kehidupan hutan dan pertanian melalui penyerbukan. Dengan membangun sinergi antara peternak, pemerintah, peneliti, dan pelaku usaha, API mendorong konservasi lebah dan habitatnya sebagai fondasi ekonomi berkelanjutan. Perlindungan kawasan pakan, rehabilitasi lanskap, hingga edukasi generasi muda menjadi bagian dari strategi besar menjaga keberlanjutan ekosistem. Ketika lebah terlindungi, rantai pangan terjaga, produktivitas pertanian meningkat, dan keseimbangan alam tetap utuh.
Di sisi hilir, API Indonesia mengorkestrasi pengelolaan produksi secara bertanggung jawab, memastikan madu dan produk turunan lainnya memenuhi standar mutu, keamanan, dan keberlanjutan. Dari praktik budidaya yang etis hingga inovasi produk kesehatan berbasis madu, propolis, dan bee venom, API mendorong kontribusi nyata perlebahan terhadap kesehatan masyarakat. Nilai tambah ekonomi tumbuh tanpa merusak alam, kesejahteraan peternak meningkat tanpa mengorbankan habitat. Inilah model ekonomi hijau yang terintegrasi: menjaga lebah, menguatkan petani, dan menghadirkan manfaat kesehatan bagi bangsa.


FAQs
Apakah semua lebah menghasilkan madu?
Tidak semua jenis lebah menghasilkan madu
Bagaimana membedakan madu murni dan palsu?
Madu secara visual tidak mudah dibedakan mana yang murni dan palsu. Bahkan dari hasil analisa laboratorium juga bisa lolos yang palsu. Pastikan anda memperoleh madu dari orang yang terpercaya atau dari merek yang terpercaya
Lebah apa yang menghasilkan madu?
Jenis lebah madu Indonesia yaitu lebah Apis cerana, A. dorsata, A. koschevnikovi, A. nuluensis, A. nigrocincta, A. andreniformis, A. florea, A. mellifera
Apa cara membuktikan madu palsu dengan menggunakan kuning telur, di kertas, dibakar. Itu bagaimana?
Itu memang edukasi yang beredar, tetapi sebenarnya itu tidak tepat. Karena madu paslu juga bisa lolos test tersebut, tergantung kadar airnya
Jenis lebah tanpa sengat apa saja?
Lebah tanpa sengat di Indonesia jumlahnya lebih dari 40 jenis dan yang poluler di masyarakat antara lain Heterotrigona itama, Geniotrigona thoracica, Tetrigona apicalis, Tetragonula laeviceps, Tetragonula biroi, Walacetrigona incisa
Bagaimana dengan SNI madu?
Sebenarnya SNI madu itu lebih kepentingan rujukan kualitas untuk industri dan mudah saja jika punya niat yang tidak baik bisa lolos SNI sedangkan madunya tidak murni
Jenis lebah madu apa saja jenisnya?
Lebah yang menghasilkan madu ada dua golongan yaitu lebah madu (tribus Apinae) dan lebah tanpa sengat (Tribus Meliponinae)
Kalau tawon itu lebah apa?
Tawon itu masuk jenis vespidae atau vespa, termasuk predator lebah. Di beberapa negara diambil bisanya untuk terapi dan juga dipelihara untuk dipanen larvanya sebagai sumber protein
Selain madu, apa saja yang dapat dihasilkan ?
Selain madu ada Royaljely (komersial hanya dari Apis mellifera), bee pollen, propolis, beeswax, venom
Apa yang dimaksud dengan apiterapi ?
Apiterapi adalah terapi komplementer dengan menggunakan produk perlebahan termasuk sengat lebah atau venom
Kontak
Hubungi kami untuk penjelasan kolaborasi
WA
dpurwan@apiindonesia.com
+62 821-2176-8995
© 2026. API Indonesia
